Tampilkan postingan dengan label wah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label wah. Tampilkan semua postingan
Senin, 23 Desember 2013
Wah Facebook Akan Di Tutup!
Penutupan Facebook di Brasil sudah disampaikan oleh pemerintah kepada seluruh Provider Internet di Brasil. Bonvicino juga mengatakan bahwa sikap Facebook juga telah " mengabaikan keterlaluan terhadap kedaulatan Brasil " Serta di anggap memata-matai pemerintahan Brasil yang dilakukan oleh AS.
Bonvicino juga menyakan bahwa pada Policy Facebook untuk para pengguna disebutkan "Facebook memiliki kebijakan untuk mematuhi perintah pengadilan untuk memblokir konten jika memiliki spesifikasi konten yang dianggap ilegal". Namun sangat disesalkan sampai saat ini konten itu tidak di hapus oleh Facebook.
Ancaman ini nampaknya bukan hanya isapan jempol belaka, karena pada tahun 2007 Brasil menutup YouTube karena kejadian yang bersangkutan dengan pemerintahan tidak dihapus oleh YouTube. Apabila Facebook tidak menghapus konten yang menjadi masalah itu, Kemungkinan besar pemerintah Brasil akan benar-benar menutupnya. (ZDn/IBC)
Senin, 25 November 2013
Wah Anemon Laut Punya Kepribadian
Hewan laut, anemon, ternyata punya kepribadian. Ia menunjukkan reaksi berbeda-beda namun konsisten.
Anemon laut menunjukkan reaksi berbeda-beda atas kondisi dan situasi yang berbeda-beda pula. Seperti ditulis jurnal online PLoS ONE, Mark Briffa, dari Universitas Plymouth, Inggris, melalui percobaan selama tiga minggu.
Ia menemukan bahwa anemon jenis Actinia equina, menarik tentakelnya untuk waktu lama setelah terkejut karena disemprot air. Tiap anemon menunjukkan reaksi awal selama 3 hingga 20 menit, tapi durasi reaksi itu rata-rata sama. Perilaku tersebut tidak berhubungan dengan suhu air kolamtempat tinggal anemon, salah satu variabel yang seharusnya memengaruhi reaksi.
Briffa melihat bahwa anemon menunjukkan konsistensi reaksi lebih dari hewan lain seperti gurita dan bakteri.
Briffa mengatakan, anemon laut adalah hewan yang punya sistem saraf sederhana, yang kemungkinan membuat mereka menunjukkan reaksi berbeda-beda atas berbagai keadaan, namun konsisten.
Langganan:
Postingan (Atom)