Tampilkan postingan dengan label bumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bumi. Tampilkan semua postingan
Senin, 30 Desember 2013
Asteroid Mendekati Bumi Pada Februari 2013
Sebuah asteroid dikatakan bakal mendekati bumi pada pertengahan Februari ini.
Asteroid dianggarkan bersaiz kecil itu dikenali sebagai 2012DA14 dijangka mendekati Bumi pada 15 Februari ini.
Ahli Astronomi berpendapat asteroid itu akan berada dalam orbit bulan sekitar 38,6243 kilometer (km) dan dalam orbit satelit Geosynchronous sejauh 418,429 km.
Asteroid 2012 DA14 mendekat pada jarak 35,000 km dari bumi. Perhitungan astronomi dari orbit asteroid dapat dipercayai berdasarkan rekod kejayaan puluhan tahun ketika Neil Amstrong menjadi manusia pertama menjejakkan kaki ke bulan 20 Julai 1969.
Tetapi apa yang akan berlaku ketika 2012DA14 mendekati bumi? Jawapannya adalah ‘mungkin tidak terjadi apa-apa’.
Kebanyakan orang tidak akan melihat atau menyedarinya kerana kehadiran asteroid tersebut tidak mengubah pusingan pasang surut air laut, ia juga tidak menyebabkan gunung berapi.
Ketika kehadiran asteroid itu, pakar astrologi akan mengukur jarak tepat kedudukan bintang dan bulan dengan teleskop mikro.
Andainya asteroid itu bersaiz 46 meter dan memintas bumi, ia masih tidak boleh menghancurkan bumi, tetapi kejadian itu akan meninggalkan kesan seperti kawah di kawasan ia mendarat.
Peristiwa itu pernah terjadi pada 1908 di daerah terpencil di Rusia, di mana satu ledakan asteroid telah meratakan sebuah kawasan di situ hingga membentuk sebuah kawah dan melenyapkan pokok dan haiwan yang terdapat di situ.
Mungkin sekiranya 2012 DA14 mendarat ke bumi kejadian sama dijangka berlaku. Ahli astrologi juga mengharapkan asteroid itu mendarat di laut dan bukannya di kawasan pembangunan kerana dikhuatiri binaan akan musnah sama seperti pokok dan haiwan yang lenyap
ketika kejadian di Rusia.
ketika kejadian di Rusia.
Ahli astronomi di Observatorio Astronomico de La Sagra di Spanyol menemui 2012 DA14 pada awal 2012. Ia menyerupai bumi dan pusingan orbitnya juga menyamai pergerakan bumi iaitu mengelilingi matahari.
Pastinya, Asteroid 2012 DA14 akan menghampiri bumi pada 15 Februari 2013. perkara ini bakal mendapat perhatian orang ramai. – Earthsky.org
Apa itu asteroid?
Asteroid ialah planet minor atau planetoid. Ia berukuran lebih kecil daripada planet, tetapi lebih besar daripada meteoroid dan selalu berada dalam orbit planet Neptunus. Asteroid berbeza dengan komet dari struktur visualnya. Komet mempunyai ‘ekor’ sementara asteroid hanya berbentuk seperti ketulan batu. – SinarHarian
Minggu, 24 November 2013
Bumi Punya Planet Tetangga Baru
Bumi memiliki planet tetangga baru. Namun, bukan terletak di tata surya tempat Bumi bernaung. Planet tetangga itu terletak di luar tata surya pada jarak 33 tahun cahaya, tergolong dekat.
Planet tetangga baru Bumi tersebut diberi nama UCF 1.01. Ukuran planet itu hanya dua pertiga ukuran Bumi. UCF 1.01 mengorbit sangat dekat dengan bintangnya sehingga mengorbit hanya dalam waktu 1,4 hari.
Karena berjarak sangat dekat dengan bintangnya, planet ini mustahil untuk dihuni. Temperatur permukaannya 538 derajat celsius, tak memiliki atmosfer, dan permukaannya berupa lelehan.
Kevin Stevenson, mahasiswa PhD di university Central Florida yang terlibat penemuan itu, mengatakan, "Kami menemukan bukti kuat planet yang sangat kecil, panas, dan dekat dengan bintangnya dengan teleskop Spitzer."
Saat menemukan, sebenarnya Stevenson dan rekannya sedang mempelajari planet panas seukuran Neptunus yang bernama GJ 436b. Planet itu diketahui mengelilingi bintang katai merah GJ436. Mengamati dengan metode transit, yakni dengan melihat kedipan cahaya bintang akibat adanya planet yang lewat di mukanya, peneliti mendeteksi adanya kemungkinan GJ486 memiliki satu atau dua planet lain.
Berdasarkan temuan itu, maka pengamatan lebih lanjut dilakukan dengan Spitzer, wahana Deep Impact, Very Large Telescope di Cile, dan Canada-France-Hawaii Telescope dekat Mauna Kea di Hawaii. Dengan temuan ini, maka GJ486 mungkin diorbit oleh lebih dari satu planet. Meski demikian, penelitian massa UCF 1.01 masih harus dilakukan untuk bisa memastikan bahwa obyek itu memang planet.
"Saya harap observasi ke depan akan mengonfirmasi penemuan yang menarik ini, yang menunjukkan bahwa Spitzer bisa menemukan planet seukuran Mars," kata Michael Werner, peneliti NASA untuk misi Spitzer seperti dikutip EurekAlert, Rabu (18/7/2012).
sumber : kompas.com
Langganan:
Postingan (Atom)